Saham Mitsubishi Motor jatuh lebih dari 15 persen pada
perdagangan Rabu kemarin. Kejatuhan saham ini usai Mitsubishi mengakui
telah memalsukan hasil tes emisi bahan bakar minyak (BBM) agar kinerja
efisiensi bahan bakarnya terlihat lebih baik.
Dilansir dari CNBC, Kamis (21/4), Presiden Direktur Mitsubishi, Tetsuro Aikawa, meminta maaf atas kejadian ini. Mitsubishi mengakui kejadian ini adalah salah satu skandal terbesar yang dialami pihaknya.
Pada perdagangan kemarin, saham Mitsubishi ditutup ambruk lebih dari 15 persen ke 733 yen. Jatuhnya saham dalam satu hari perdagangan ini menjadi yang terbesar dalam hampir 12 tahun.
Mitsubishi mengatakan pemalsuan uji tes kendaraan terjadi pada 625.000 mobil yang diproduksi sejak pertengahan 2013.
Mobil Mitsubishi yang melakukan pelanggaran efisiensi bahan bakar terdiri dari empat produk mobil mini yakni eK Wagon, eK Space, Dayz dan Dayz Roox yang diproduksi untuk Nissan.
Perusahaan menegaskan akan menghentikan pembuatan dan penjualan mobil-mobil tersebut. Mitsubishi juga akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.
Mitsubishi sendiri tercatat telah menjual lebih dari 1 juta kendaraan tahun lalu.
Dilansir dari CNBC, Kamis (21/4), Presiden Direktur Mitsubishi, Tetsuro Aikawa, meminta maaf atas kejadian ini. Mitsubishi mengakui kejadian ini adalah salah satu skandal terbesar yang dialami pihaknya.
Pada perdagangan kemarin, saham Mitsubishi ditutup ambruk lebih dari 15 persen ke 733 yen. Jatuhnya saham dalam satu hari perdagangan ini menjadi yang terbesar dalam hampir 12 tahun.
Mitsubishi mengatakan pemalsuan uji tes kendaraan terjadi pada 625.000 mobil yang diproduksi sejak pertengahan 2013.
Mobil Mitsubishi yang melakukan pelanggaran efisiensi bahan bakar terdiri dari empat produk mobil mini yakni eK Wagon, eK Space, Dayz dan Dayz Roox yang diproduksi untuk Nissan.
Perusahaan menegaskan akan menghentikan pembuatan dan penjualan mobil-mobil tersebut. Mitsubishi juga akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.
Mitsubishi sendiri tercatat telah menjual lebih dari 1 juta kendaraan tahun lalu.